journey has just begun

tidak pernah terbayangkan oleh saya ketika setiap sekali mengikuti sebuah seminar motivasi atau acara sebuah MLM(dulu saya pelaku usaha MLM hihi ) sering terdengar kalimat life begin at 40, hidup dimulai saat umur 40 begitu kira kira maksudnya. tapi hidup seperti apa yang dimulai pada saat berumur 40 tahun tersebut? dari sisi mana hal itu dinilai bahwa di umur 40 kita memulai suatu kehidupan? mungkin semua melihat atau mendasarkan pada sebuah sirah nabawiyah yaitu RASUL mulia Kita Muhammad SAW, yang diangkat menjadi seraoang nabi dan rasul pada usia beliau 40 tahun. tapi tahu kan bahwa sebenarnya kehidupan itu sudah dimulai pada saat kita dilahirkan didunia ini, bahwa apa yang kita akan raih (achive) diusia 40 itu diawaali dari sebuah tangisan pada saat kita dilahirkan dari rahim yang begitu hangat yang penuh kasih sayang yaitu rahim ibu kita. Yup that’s the beginning , sebuah kertas putih yang siap ditulis dan diukir dengan banyak hal .

saya tidak akan membahas lebih jauh bagai mana sang manusia sempurna dan sangat mulia kekasih Allah Nabi Muhammad SAW menuliskan dan mengisi hidupnya sebelum dianggat menjadi nabi dan rasul, mungkin tidak saat ini. Saya berupaya membagi sebuah kisah dalam hidup saya, bahwa sebenarnya sebuah hal sangat bisa kita capai pada usia sangat muda sekalipun, saat ini sudah banyak sekali contoh yang ada.

Tidak pernah terbayangkan bahwa saya memiliki usaha yang beromzet miliaran dalam satu bulan, memang dari kecil saya tidak pernah terfikir untuk menjadi seorng pegawai seperti orang tua saya atau seperti kebanyakan orang dimuka bumi ini, entah kenapa saya “merasa” Allah tidak menciptakan saya untuk tujuan itu. Tapi untuk sebuah “tujuan “ yang sangat jauh lebih besar lagi yang kelak akan memeiliki kebermanfaatan bagi dunia dan ummat. Saya sangat terbiasa berdagang sedari kecil hingga ketika saya duduk di bangku SMU (krida Nusantara bandung) pun saya tetap berjualan , padahal sekolah saya itu sekolah boarding/ asrama. Yup begitu lah dorongan darah saya yang mengalir suku padang dan sunda hehehe. Singkat cerita pada saat saya kuliah di sebuah universitas swasta di bandung (UNPAR) saya tidak pernah bisa berhneti untuk tidak berdagang, mulai dari jualan MLM, voucer ,simcard, daging, hampir semua saya lakukan, saya terkenal dengan banyak julukan saat itu hehehe.. yang jelas fery papap tukang dagang hahaha.

Ketika saya menikah diusia 24th, tahun 2004 bulan agustus , saya masih kuliah (meski tinggal skripsi seehh) saya benar benar memberanikan diri melangkah lebih jauh dan serius menghadapi kehidupan ini. Dengan satu keyakinan , ALLAH maha pemberi rizki dan Dia satu satu nya penolong dan Maha luas rizkiNya. Yup betul sekali keyakinan saya sangat membuahkan hasil, 5 bulan setelah menikah akhirnya saya memiliki kandang sapi dan beberapa ekor sapi allhamdulillah, pertenakan itu bertambah banyak saya bekerja sama dengan kawan SMU saya kandang kami di parakan muncang.  Lalu selang 1 tahun kemudian saya memulai usaha jual beli pupuk saya mulai merambah ke pertanian penyediaan alat tani dan obat obatan pertanian, wuaalaaaa…. lagi lagi Allah menunjukan Ke Mahaan Nya, hanya dalam waktu sekitar 4 bulan yang awalnya omzet saya sebulan hanya 8 tonan melonjak sangat tajam menjadi minimal 500ton sebulan, equal dengan rata rata 800jt -1M/bulan dan saat itu umur saya baru saja 25 tahun tahun 2006, disaat teman teman seumuran saya mungkin masih ada yang sibuk ngurus kuliah untuk S2, cari kerja, pacaran, jalan jalan, saya mengurus sebuah bisnis yang beromzet miliaran.

Mungkin ada yang pernah membaca salah satu bukunya dahlan iskan dia menyebutkan “ habiskan lah jatah gagal mu selagi muda” itulah yang akhirnya terjadi terhadap bisnis saya, ketika ditahun yang sama 2006 saya berkesempatan melaksanakan umrah ramdhan (umrah pamungkas dalam hidup saya), sebuah perjalan ritual yang sangat berkesan dalam kehidupan saya, MUDA, KAYA, TAMPAN (hehehe pede ajalah) umrah dengan biaya sendiri, ternyata Allah benar benar menjawab seluruh doa saya ketika dipanjatkan di tanah penuh keberkahan disana. 2007 saya bangkruut, TOTALY BANkRUP seluruh usaha yang saya rintis hancur berantakan, cash saya NOOOL hutang saya hampir mencapai 1M, berbalik sangat drastis dan usia saya 27 tahun dengan saat itu 1 istri dan 2 orang anak yang masih kecil.

Kehidupan yang sangat luar biasa hidup yang saya jalani sebelum usia saya genap 30 tahun, that’s very exciting life, Allah melalui kehidupan mengajari saya banyak hal , MENTAL saya Kapasitas Diri saya, Kredibilitas saya semua diuji sangat hebaaat. Luarr biasa dahsyat. Yang paling dahsyat nya lagi saya sudah hampir manjadi pembool ATM hehehe great isn’t . tapi Allh memiliki rencana lain , seperti yang saya bilang diawal , Allah mencitakan saya untuk menjadi sangat Hebat, untuk bisa memberikan manfaat bagi dunia ini, untuk menjadi PENGUSAHA tangguh dan kuat seperti para sahabat Rasul Mulia. Dan Allah “mengajari” saya dengan kebangrutan itu. So it’s good life begin at 30 or under 30 hehehe.

Iklan

(apakah ) ku Tergoda ?

tak pelak smua kepelikan dalam hidup ini selalu saja menghampiri dan mengimingi semua yang indah di hadapan mata ku… sehingga tidak jarang bahkan sering membuat hati ini tergoda, membuat diri ini berusaha “melupakan” bahwa siapa diri ini sebenarnya, hampir setiap hari menit detik, mata ini tak henti berkedip memandangi keindahan yang selalu lewat didepan kedua mata ini. yang sbenarnya mata adalah sebuah anugrah yang indah dari Nya, yang terkadang saya selalu saja menyalahgunakannya. entah kenapa begitu kuta sebuah godaan yang terdapat pada mata ini… apa kah seharunya mata ini “buta” saja wahai penggemgam jiwa terkadang dan mungkin hanya terkadang ku tersadar, dan akhirnya ku melakukan lagi kelasahan yang selalu sama dan terulang. apa mungkin kehidupan ini hanya untuk menggunungkan dosa semata.. tanpa bisa kupertanggung jawaban kan kepada Mu kelak.

Wahai Yang MAHA INDAH ,mereka sangat cantik dan menawan dan setan semakin menambah keindahannya dengan segala yang minim dan terbuka (seperti pepatah dari antah berantah yang tak jelas sumbernya.. bahwa Tuhan yang membuat masakan dan setan lah yang memberi “bumbu”nya), padahal kelak Kau menjanjikan 72 bidadari syurga yang kecantikan dan keindahannya 1000kali lipat dari yang terindah di bumi yang fana ini. Tapi.. apa yang ada didepan mata ku ini adalah sesuatu yang Nyata kulihat tidak ssperti Bidadari yang Kau janjikan yang belum terlihat…apa ini sebab lemah nya iman ku bahwa aku tidak percaya bahwa janji Mu adalah BEnar dan tidak meleset sedikit pun…Aku percaaya wahai Yang Tak PErnah Ingkar.. tapi mungkin aku belum yakin? bahwa aku bisa mendapatkan 72 bidadari yang kau janjikan itu, sehingga ku bersenang2 dengan rayuan setan melalui mata ini..?

bisa kah..? bisa kah? bisa kah? kumenahan keindahan dunia yang terpancar melaui kecantikan, kemolekan rayuan.? yang semua itu bukan untuk diriku yang semua itu tidak untuk aku nikmati sekrang!! dengan mengharap bahwa kau akan berikan yang Lbih dari ini semua, hingga saat ini ku hanya bisa berharap ..dan brharap bahwa hari itu akan tiba dan Pasti tiba, dan pada hari itu pula akan Engkau perlihatkan pada ku layak kah kumendapat kan bidadari itu…

semoga aku dapat menolak semua keindahan yang ditawarkan yang bukan untuk ku dan tidak untuk ku. dengan mengaharap keindahan Mu saja lah kelak yang akan Engkau beri..

dia berlalu begitu saja “Satu yang Tak akan Pernah Kembali…”

Tepat tanggal 7 kemarin..Jundi kecil ku (Razan Abdullah Hasan) merayakan ulang tahun nya yang kedua. kami (abi and ummi n qaqa Nasywa) bertanya kepada sang jundi kecil..” siapa yang mau ulang tahun ? angkat tangan..” lalu jundi kecil mengangkat tangan sambil berkata “ajaaaannnn” tanggal berapa ulang tahun nya, lalu kembali dijawab ” angal atuuuuu” hahaha tanggal tujuh de, kata kaka nya membenarkan. bukan tanggal satu. tanggal satu mah udah lewat dooong.. kata si kaka Nasywa teh…lalu aku tersentak dengan ucapan bidadari kecil ku “tanggal satu sudah lewat “berkelibat dalam pikiran ku seolah tersadar akan sesuatu. ternyata benar. saya lupa bahwa waktu cepat berlalu.

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat..detik..demi detik, menit demi menit, jam hari dan tahun demi tahun telah kita lewati begitu cepat, saya pun merasa “wah anak ke-2 udah umur dua tahun dan sudah mau punya adek kecil lagi” hihihi….” Demi waktu..sesungguhnya manusia itu berada dalam sebuah kerugian besar (al ashr)” melalui ayat ini Allah SWT memberi peringatan kepada kita..betapa penting nya SATU detik dalam kehidupan ini, betapa penting nya waktu dalam kehidupan kita.

Berapa banyak detik, menit jam, hari minggu, bulan tahun yang telah terbuang sia-sia begitu saja dalam setiap hidup yang kita jalani. bagi saya banyak yang telah terbuang dan itu smeua tak akan bisa kita ambil kembali. adalah sebuah harga mutlak yang tidak mungkin kita pinta bahkan Sang Khalik Pun tidak mungkin mengabulkannya. adalah kembali sang waktu untuk kita perbaiki. kembalinya waktu-waktu yang telah tersia-siakan oleh tingkal laku kita…

Seringkali kita(terutama saya) terlalu banyak meremehkan berlalunya waktu, seolah kita selalu berfikir ‘ah..tenang masih ada besoookkk’ lalu keesokan harinya pun berkata yang sama ‘ah besok masih bisa..’ terus dan terus hingga akhirnya tidak ada lagi hari esok untuk kita, kerena Sang Pemilik Jiwa ini telah memerintahkan Malaikat Izra’il mencabut nyawa dari tubuh ini. lalu apa yang akan kita bawa nanti..bagaimana kita mempertanggung jawabkan waktu yang sudah diberikan kepada kita..sdang kan yang kita lakukan pada saat kita memiliki waktu hanya berkata ” ah besokk aja.., besok kan masih ada waktu…tenang aja besok saya beresin deh, gwa janji besok pasti kelar..” dengan tanpa sadar akhir nya tidak ada lagi besok.

Apakah waktu begitu kejam?… mungkin kalo waktu bisa berbicara ” seperti lagu kalo bulan bisa ngomong” hehe. Waktu akan berkata “manusiaaaaa..kenapa kamu selalu menyianyiakan saya, kenapa kamu selalu menjadikan saya sebagai alasan penundaan pekerjaan mu , padahal setiap hari setiapdetik saya selalu datang menghampiri mu tanpa pernah mengeluh, bahwa engkau akan kembali menyianyiakan ku, aku selalu setia medampingi mu siang malam, menunggu kau memanfaatku. tapi kau sia-siakan bahkan ketika Allah akan mengambil diriku dari mu pun kau masih saja menyia-nyiakan.maaf manusia jangan salah kan aku bila aku diperintahkan meninggalkan mu dan tak kembali ”

Yaa….mungkin..mungkin seperti itu lah bahasanya. ternyata yang kejam itu diri kita terhadap sang waktu. begitu kejamnya kita, hingga kita tidak sadar dan perduli akan berlalu dan berpisahnya sang waktu dengan kita. seolah-olah tidak ada yang pernah terjadi.

Coba bayangkan kita punya istri/suami setiap hari kita diemin, kita ceukin, ga diapa-apain…masa bodo aja dengan mereka… nah kalo bukan TALAK TILU wae sakalian tah(talak tiga) yang keluar dari mulut suami/istri (minta ditalak) hahahaha. tapi waktu masih saja tetap sabar. tidak akan meninggal kan kita sebelum “waktunya” yang telah di tentukan oleh Nya Sang Pemilik Waktu.
mari kita isi waktu-waktu yang tersisa dengan kebaikan.kita perbaiki waktu-waktu yang telah tersia-siakan juga dengan kabaikan. Allahualam.
“SATU yang TAK kan PERNAH KEMBALI”

Jangan Pernah Menunggu Waktu Yang Tepat

setiap lkali kita menginginkan sesuatu dalam hal kebaikan, contoh sederhana bertobat, memulai sholat tepat waktu dsb.. selalu terbersit ntar tunggu waktunya..ntar juga datang pada saatnya. dan hingga saat ini saya menulis masih saja saya berlaku seperti itu. selalu menunda atau menuggu “waktu” yang tepat!!.. dan kapan itu “waktu “yang tepat tersebut?? yang paling tepat dan tidak akan mundur adalah waktu saya untuk MATI.. itu yang paling tepat dan sudah di tulis dari jauh-jauh hari saya belum lahir. dan tidak perlu ditunggu karena waktu saya untuk MATI pasti datang tanpa saya menuggu. jadi sebenarnya semakin saya menunggu “waktu” yang tepat utuk bertobat, berbuat kebaikan, beramal, membayar hutang, memulai usaha.. yang terjadi adalah sebenarnya saya menuggu waktu untuk mati tanpa melakukan apa-apa, dan merugilah saya karena telah menyianyiakan “waktu” itu . kapan sebenarnya “waktu”yang tepat untuk saya melakuakn semua kabjikan yang ada?? kalo kata ust pemilik ponpes daruut tauhid , beliau merumuskan dalam 3M (mulai dari diri kita, mulai dari hal kecil dan , MULAI SAAT INI JUGA). jadi detik ini ,saat ini juga adalah waktu yang tepat untuk saya bertobat..bukan besok , lusa, minggu depan atau berbagai alasan pembenar lainnya, sebelum datang nya waktu yang benar-benar TEPAT untuk MATI!! saya tidak boleh terbuai oleh atau sebuah momentum yang akan datang pada saya, seperti saat ramadan, saat hari jumat ..karena semua momentum2 itu hanya akan membuaikan saya untuk terus dan terus menunda “waktu” hinga tidak sempat lah saya bertobat.. keburu MATI!!, jangan pernah menuggu waktu, karena waktu tidak pernah sekali pun menuggu saya, waktu selalu berjalan sesuai dengan sunnah Nya, dan saya pun harus menyesuaikan diri dengan waktu yang saat ini masih diberi oleh Nya… jangan fikirnya yang lalu, jangan terlalu memikirkan yang jah didepan, pikirkan apa yang kita jalani saat in, waktu ini, yang sedang kita jalani detik ini, 1,2,10,menit kedpan saja masih sebuah rahasia. jangan saya menungu “waktu” yang tepa karena semua waktu adalah tepa, yang tidak tepat adalah menyianyiakan nya.. semoga saya diberi kekuatan oleh nya.. dan kita semua beradal dalam sebuah kebenrtungan dengan tidak menyianyiakan waktu yang ada.

Hidup Adalah ANugrah

hanya lah orang-orang atau sekumpulan manusia bodoh yang tidak pernah bisa menganggap hidup sebagai sebuah anugrah, semua yang ada dan diberikan kepada kita oleh Nya adalah sebuah anugrah yang tak terkira, nikmat yang luar biasa,keistimewaan yang berharga.
tapi pernah kah kita sadar bahwa terlalu berharga hidup ini bila tersia-sia?, mungkin saja pernah dan akhirnya tak sadar lagi (ya manusia namanya..),
anugrah dalam hidup terlalu banyak bila kita menghitung nya..dan tak bisa dan tak mungkin terhitung banyaknya,
based on my opinion= menurut saya= ceuk pribados mah, anugrah itu tidalah sesuatu yang menurut kita enak, baik, bagus, menarik. karena sesuatu yang jelek, buruk, sakit juga bisa menjadi sebuah anugrah untuk kita sebagai seorang (Insan) pribadi yang unik dan berbeda dengan Insan pribadi yang lain, karena yang paling “mengerti” kita adalah dan hanya DIA, yang menggenggam jiwa kita. kalo kata sebuah ayat mah” apa yang baik menurut kita belum tentu di hadapan Nya adalah sebuah kebaikan untuk kita, bisa jadi itu sebuah keburukan, dan apa yang menurut kita buruk belum tentu menurut Nya adalah buruk bisa jadi itu baik untuk kita”.
banyak sekali Ibroh..yang terjadi beberapa minggu terkahir ini masalah anugrah ini, terkadang ketika kita berfikir jangan2 ini sebuah jalan neh, eh ternyata bukan itu maksud sebenarnya, banyak maksud tersembunyi yang harus di gali, dan itu hanya bisa digali oleh hati yang bersih, begitu seh kira2.

dapet uang, proyek, hadiah, cinta bisa menjadi sebuah anugrah atau juga malah menjadi musibah bagi kita yang tidak bisa menjalani nya…
cinta banyak orang yang mengalami cinta..terkdang cinta membuat kita buta akan segala, pada titik ini apa ini tetap menjadi sebuah anugrah??
HARTA, TAHTA, WANITA adalah sebuah anugrah, tapi juga MUSIBAH… emang enak ya jadi manusia, kita di beri kebebasan untuk memilih oleh SANG MAHA ADIL, mau dijadikan anugrah apa musibah?…
terjerumus dalam percintaan yang tidak pada tempatnya tentu enak, asik, menegang kan, tetapi bagaimana pun akan menjadi musibah suatu saat nanti..
bagaimana pun semua itu tetap adalah anugrah karena semua kajadian pasti ada hikmah, dan bagaimana pun Dia tidak mau menjerumuskan kita, sebagai hamba Nya..
bagaimana pun kita terjerumus Dia lah yang paling menginginkan kita kembali pada Nya…
bagaimana pun Dia kecewa Dia membuka pintu maaf yang sangat Luas.. dan
bagaimana pun Dia dengan segala KeMAHAan Nya tetap Dia sangat mencinta kita..

bagiamana hidup ini tidak menjadi sebuah anugrah bagi kita..dengan segala kemurahan Nya, ke Arifan Nya, ke Cintaan Nya kepada kita yang diberi amanah menikmati anugrah Nya…
Hidup adalah anugrah, kita jalani hidup ini dengan lakukan yang terbaik!!

kemarin adalah sejarah, saat ini adalah kenyataan dan esok adalah masa depan penuh harapan dengan segala rahasia yang belum terkuak.

Being A Father…

Nak….., menjadi ayah itu indah dan mulia, dengan itu aku bangga. Besar kecemasanku menanti kelahiranmu dulu belum hilang hingga saat ini. Kecemasan yang besar dan indah itu karena didasari sebuah cinta. Meskipun demikian, ketahuilah, menjadi ayah itu berat dan sulit. Tapi ku akui, betapa sepanjang masa kehadiranmu disisiku, aku seperti menemui makna keberadaanku dan tugas kebapakanku terhadapmu. Sepanjang masa keberadaanmu adalah suatu masa terindah dan paling aku banggakan dihadapan siapapun. Bahkan dihadapan Tuhan sekalipun aku membanggakanmu ketika aku duduk berduaan denganmu dihadapanNya, hingga saat usia senja menanti.

Nak…. ., saat pertama engkau hadir, kucium dan kupeluk engkau sebagai buah cintaku dan cinta ibumu. Sebagai bukti dan pengikat bahwa aku dan ibumu tak akan pernah terpisahkan oleh apapun dan siapapun. Tapi…., seiring waktu berjalan, ketika engkau tumbuh besar dan telah pula pandai bicara, ketika engkau telah mampu membantah suruhanku dengan kata “ ‘NDAK MAU “ tersentak didadaku…! Hingga membuat diriku tersadarkan siapa engkau sesungguhnya…… Engkau ternyata bukan milikku, bukan pula milik istriku ibumu, engkau adalah milik AllahSWT yang dititipkan kepadaku. Dari itu tak ada hakku menuntut pengabdian darimu. Karena pengabdian sesungguhnya hanya patut untukNya.

Sejak saat itu, satu-satunya usahaku adalah mendekatkanmu kepada pemilikmu yang sebenarnya. Tugasku bukanlah membuatmu dikagumi orang lain, tapi tugasku sebenarnya adalah membuatmu dicintai Allah, untuk itu aku harus mendekatkanmu kepadaNya….. Inilah usaha terberatku, karena disitu artinya aku harus terlebih dahulu memberikan contoh kepadamu bagaimana mendekatkan diri denganNya. Keinginanku harus sesuai dengan keinginanNya Sang Pemilikmu agar perjalananku untuk mendekatkanmu kepadaNya tak lagi terlalu sulit.

Kemudian, kitapun memulai perjalanan itu berdua bergandengan dengan ibumu, tak pernah engkau kami biarkan tersandung kerikil tajam, terperosok kelembah hitam. Kugenggam jemarimu kupeluk jiwamu, agar dapat kau rasakan hangatnya perjalanan rohani ini. Saat engkau mengeluh letih berjalan, kutarik engkau dengan belaian sayang karena kita memang tak boleh berhenti. Perjalanan mendekat denganNya tak kenal letih tak kenal berhenti. Berhenti berarti mati mata hati. Inilah kata-kataku……. Acap kali kubelai kupeluk dan kuusap air matamu ketika engkau hampir putus asa.

Akhirnya nak….., kalau nanti…… , ketika semua manusia dikumpulkan dihadapanNya di padang mahsyar, kudapati jarakku amat jauh dariNya, aku ikhlas, aku rela dan aku ridho, karena seperti itulah aku di dunia. Tapi kalau boleh aku berharap…… aku ingin melihatmu disaat itu engkau berada dalam pelukanNya dekat sekali dengan Kasih dan CintaNya.

Bangga aku, aku bangga, karena itulah bukti bahwa engkau yang dititipkan kepadaku telah dapat pula aku kembalikan kepada PemilikNya Allah Rabbul ‘Alamin

menyelamatkan ekonomi Indonesia..Gerakan Beli Indonesia

Dulu tanah air kita dijajah oleh negara asing, hari ini kehidupan kita dikuasasi oleh produk orang asing. Hampir semua barang kebutuhan hidup kita dibuat oleh orang asing. 92% produk teknologi yang kita pakai buatan asing, 80% pasar farmasi dikuasai asing, 80% pasar tekstil dikuasai produk asing. Dengan penduduk 237 juta jiwa Indonesia merupakan pasar besar yang sangat menggiurkan. Tetapi juga sangat menakutkan bila negara ini bangkit menjadi negara produsen.

Maka berbagai upaya dilakukan oleh negara-negara asing agar Indonesia tetap menjadi negara pemakai. Hasilnya, hari ini Indonesia tercatat sebagai negara yang paling konsumtif di dunia (AC Nieilsen). Dan jadilah Indonesia surga bagi produk asing yang ditandai membanjirnya produk luar dengan menggeser produk lokal dan membunuh pabrik-pabrk yang membuatnya. Tahun 2005 ada 429 pabrik tekstil kolaps, tiga tahun kemudian 200 diantaranya gulung tikar. Di tahun 2010, Indonesia mengalami defisit perdagangan dengan China sebesar Rp.53 Triliyun.

Lihat berapa pendapatan perusahaan-perusahaan asing di Indonesia. Sebuah perusahaan yang menguasasi pasar air dalam kemasan meraup penjualan sebesar Rp. 10 triliyun/ tahun. Sebuah produsen minuman ringan yang menguasai 40 pasar minuman ringan dalam negeri dengan penjualan 10 trilyun/ tahun. Produsen yang consumer good berupa pasta gigi, shampoo, sabun dan-lain-lain menguasai 40 % pasar meraup penjualan Rp. 20 Triliyun/ tahun . Satu Produsen susu formula yang mengendalikan 80 persen petani susu di Indonesia, mengusai 50 %pasar susu dengan berbagai merek meraih penjualan sebesar Rp. 200 Triliyun/ tahun. (Bandingkan dengan anggaran satu tahun untuk Angkatan bersenjata kita yang hanya Rp.30 Triliyun/tahun 2008). Sementara produk-produk baru bermerk lokal sangat sulit untuk masuk supermarket dengan cara membuat listing fee dan pemotongan harga yang sangat tinggi.

Akibatnya, omset toko-toko kecil turun dari Rp. 800 ribu / hari menjadi Rp.400 ribu/ hari. Setiap tahun 1,6 juta pedagang tradisional bangkrut. Dan semakin hari semakin kecil kesempatan masyarakat untuk menjadi pedagang/ pengusaha karena semua sektor hulu dan hilir sudah dikuasai oleh pemain asing. Ini artinya Indonesia akan menghadapi bencana ekonomi yang lebih dahsyat dari bencana alam yang selama terus mendera negara ini. Sebelum ada AFCTA (Asean China Free Trade Area) industri tekstil dalam negeri sudah banyak yang kolaps hanya dengan barang-barang seludupan dari luar. Dan hari ini pemerintah telah membebaskan lebih dari 54.000 pos yang masuk ke Indonesia tanpa bea. Ibarat perang, Indonesia menghadapi musuh yang bersenjata lengkap tetapi kita bertelanjang dada.

Mengapa produk asing sangat bebas menguasai kehidupan kita sementara produk dan pemain lokal tidak tumbuh bahkan terus mati? Karena kita tidak memiliki sesuatu yang jelas untuk kita bela. Seharusnya kita membela Kejayaan Bangsa sendiri daripada membela kejayaan bangsa lain. Caranya dengan membeli produk buatan sendiri. Dan inilah pertahanan terakhir untuk menghadapi gempuran produk asing untuk menghindari terjadinya bencana ekonomi Indonesia ke depan.